Sabtu, 07 November 2015

=Game part 1= 

Hai namaku Kuro Yuki panggil saja aku Yuki. 
Aku ingin bercerita tentang pengalaman mengerikanku bersama temanku Mikasa saat kami bermain sebuah game horror.
Aku dan Mikasa sangat menyukai game horror dan asal kau tau ini adalah hal paling mengerikan yang terjadi dalam hidupku. 
Hari Kamis 9 Oktober 2014 ada sebuah game horror baru berjudul "Rest Stop: Don't Look Back" terdengar seperti sebuah judul film "ya" tapi asal kau tau ini adalah sebuah game. 
Aku membeli game itu dan segera memberi tahu kepada temanku Mikasa dan kami berdua berjanji akan memainkannya bersama. 
Jum'at 10 Oktober 2014 dimana kami akan memainkan game itu Mikasa menelponku dia akan datang pukul 20:00/8 malam. 
Setelah menunggu lama akhirnya Mikasa datang ia akan menginap beberapa hari di rumahku, orang tuanya sudah mengizinkan begitu juga dengan orang tua ku. 
Kami akan memainkan gamenya nanti pukul 00:00 ya kau tahu memainkan game horror tepat tengah malam akan menambahkan ketegangan. 

Tidak lama kemudian orang tuaku memanggil menyuruh kami makan malam bersama setelah makan malam Aku dan Mikasa segera menuju kamarku namun ini masih jam 22:09 kami memutuskan untuk bercerita Mikasa bertanya padaku. 


"Mikasa": apa kau mau tahu cerita mengerikan tentang keluarga tuan Hashirama yang berada 2 blok dari sini" 

"Yuki": Maksudmu tuan Hashirama yang sering menyapa itu?" 

"Mikasa: ya."

"Mikasa": Baiklah aku akan menceritakannya. Orang tuaku mengenal keluarga tuan Hashirama ibu ku menyuruhku untuk tidak dekat/lewat depan rumahnya aku bertanya memangnya kenapa? 

Ibu ku menceritakan sebuah kejadian mengerikan! kejadian tepatnya sebelum aku lahir. 
Ibu ku bercerita bahwa seluruh keluarga tuan Hashirama gantung diri, keluarganya menganggap tuan Hashirama adalah Iblis yang telah lahir membawa mimpi buruk dan kesialan.
Sebelum seluruh keluarganya gantung diri mereka mengutuk rumahnya dan mengutuk tuan Hashirama agar tidak memiliki istri. 


Namun menurutku tuan Hashirama adalah orang yang baik seperti yang kau tau Yuki ia selalu menyapa orang ketika bertemu di jalan. 


"Yuki: Ya kau benar. Baiklah kita potong dulu ceritanya karna 5 menit lagi tepat tengah malam. 

"Mikasa: yey aku sudah tidak sabar Yuki cepat buka gamenya. 

 "Yuki: baiklah.

Alaram berbunyi 

"Mikasa": Tepat pukul 00:00 ayo mulai gamenya 

"Yuki": Ya baiklah ini dia. Aku ingin menjelaskan sedikit tentang game ini. Game ini seperti game Slendeman setannya selalau berada di belakang hanya saja misi dari game ini adalah memotret dan mengumpukan 382 symbol entah lah symbol apa itu 

 "Mikasa: "Yuki!!" 

"Yuki: Astaga kau mengagetkanku ada apa? "

"Mikasa: Aku mendapat info dari seorang pemain lain di grub ia mengatakan jika kita sudah mendapat 30 symbol jangan melihat ke belkang atau kau akan menyesal. 

"Yuki: Kurasa orang itu terlalu berlebihan dan kita baru mendapat 6 buah symbol dengan mudah aku penasaran apa yang akan terjadi jika kita sudah mendapat 30 symbol. 

"Hening selama 1 jam 20 menit"

 "Yuki: Yey!! Akhirnya kita mendapat 30 Symbol. 

"Mikasa: Yey kita yang terbaik haha kita mengumpulkannya dengan cepat namun game ini sepertinya kurang seru. Oh iya astaga Yuki ini sudah larut sekarang pukul 2:00 kita harus tidur karna hari ini nanti jam 8 pagi kita harus datang ke sekolah, karna hari ini adalah "Festival Budaya" 

"Yuki: Oh iya yasudah aku save dulu. 

"Mikasa: Yuki dimana toilet aku ingin buang air kecil. 

"Yuki: Turun tangga nanti belok kanan kau temanku dan ini pertamakalinya kau masuk dan menginap di rumahku biasanya kita selalu bermain game horror di rumah mu. 

 ”Mikasa: Ya kau benar yasudah aku ke toilet dulu. 

 ”Yuki: Astaga!! serontak kaget" Kenapa lemariku terbuka? kedua pintunya terbuka lebar ini aneh seingatku itu tertutup dan terkunci.

Beberapa saat"

"Aaaaaaaaaaaaa” 



"Yuki: Ya Tuhan apa yang terjadi. ”berlari menghampiri mikasa yang berteriak" 


"Yuki: Mikasa ada apa? 

"Mikasa: nangis" astaga yuki aku takut sekali saat aku mencuci mukaku dan melihat ke cermin ada sosok hitam di belakangku 

"Yuki: astaga apa kau serius. 

"Ibu: Yuki apa yang terjadi. 

"Ayah: Mikasa Yuki apa kalian berdua baik baik saja? 

"Yuki: Ya ayah. kami berdua baik baik saja , Mikasa terpleset karna licin.

"Ibu": syukurlah kalian berdua baik baik saja. yasudah sekarang kembali ke kamar lalu tidur jika terjadi memar segera panggil ibu.

Masihmau baca cerita lanjutan nya ?  pantau blog ini terus ya .....

Short Halloween Story

Namaku Samara umurku 12 tahun. Hari ini adalah halloween.
Aku dan temanku memutuskan untuk pergi ke kediaman tuan robert karna tiap tahun ia selalu memberi banyak permen.
Sesampainya kami di kediaman tuan Robert kediamannya terlihat sangat menyeramkan seperti biasa, lalu kami mengetuk pintu rumahnya.
terdengar langkah kaki tuan Robert kami segera siap melakukan Trick or treat.
lalu tuan Robert membuka pintu dan langsung memberi kami permen tanpa berkata apapun dan sebelum ia menutup pintu rumahnya.
aku melihat seorang wanita tergantung di ruang tamu aku pikir dia sangat hebat membuat rumahnya terlihat seram.